Cegah Kanker Sejak Dini!

kankerDari hari ke hari, semakin sering kita mendengar kenalan, teman, saudara, atau temannya si anu mengidap kanker. What’s wrong with our life? Kenapa makin lama makin banyak orang yang kena penyakit mematikan ini? Apa sih yang sebenernya menyebabkan kanker? Pola hidup? Makanan? penyakit? Faktor genetik? Lingkungan? Yupz.. semuanya ada kaitannya dengan kanker. Yukz, kita liat atu-atu...

Apa aja sih yang salah dalam pola hidup kita yang bisa nyebabin kanker? Salah satunya, rokok. Rokok adalah penyebab kematian pada sekitar 87% kanker paru-paru. Rokok juga meningkatkan risiko terkena kanker pada laring, esofagus, faring, rongga mulut, dan kandung kemih. Wuih.. banyak bo’! Sekitar 60 zat dalam rokok telah terbukti bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), di antaranya adalah karbon monoksida, tar, timbal, dan arsenik. Nikotin dalam rokok emang udah bikin kamu-kamu yang ngerokok ketagihan. Tapi, please…. Demi kesehatan kamu dan orang-orang yang ada di sekitar kamu (yang turut menghisap asap rokok KAMU!), tolong deh, matiin rokok kamu SEKARANG JUGA! Okeh?

Selain rokok, Plastik yang kamu pake buat bungkus atau wadah makanan sehari-hari juga bisa jadi musuh dalam selimut. Selama ini, kita pikir aman-aman aja pake plastik apapun buat ngebungkus ini dan itu. Tapi ternyata, hanya plastik-plastik tertentu aja yang cukup aman buat menyimpan makanan. Misalnya plastik yang bertanda 4 atau 5. Coba deh liatin bagian bawah plastik kotak makan ato tempat minum kamu untuk cari nomor di dalam bentuk segitiga. Kalau ga ada, artinya si produsen plastik belum ngikutin standar plastik yang dibuat oleh Society of the Plastics Industry dari Amrik sono. Plastik-plastik buat aqua dan produk susu gitu, biasanya bernomor punggung 1 dan 2. Plastik nomor 1 dan 2 sangat tidak direkomendasikan untuk dipakai berulang kali. Jadi buang deh botol-botol minum sekali pake gitu, jangan dipake berulang kali. Plastik-plastik tertentu ga boleh kena panas dan bisa ngeluarin zat-zat yang dapat memicu kanker, seperti dioksin. Jadi, mulailah waspada pilih-pilih plastik buat tempat minuman dan makanan.

Makanan

Makanan sebenarnya masih ada kaitannya dengan pola hidup juga. Penelitian membuktikan, orang-orang yang banyak mengonsumsi daging merah serta sedikit mengonsumsi buah dan sayur mengalami peningkatan risiko kena kanker. Selain itu, zat karsinogen juga terdapat pada makanan yang dibakar dengan arang, seperti sate, jagung bakar, dan lain-lain. Arang mengandung karbon, sehingga makanan yang dibakar dengan arang ikut mengandung karbon hasil pembakaran. Untuk menyiasatinya, makan juga timun sebagai temannya sate. Karena timun mengandung anti karsinogen. Suka makan ayam goreng? Hati-hati jangan terlalu sering makan sayap dan leher ayam negeri. Pasalnya, ayam negeri umumnya disuntik dengan hormon steroid di daerah sayap dan leher sehingga hormon steroid banyak terakumulasi di kedua daerah tersebut. Hormon steroid dapat membuat ayam tumbuh lebih besar dalam waktu yang lebih singkat. Tapi, apa yang terjadi bila steroid tersebut masuk ke tubuh manusia? Steroid itu bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara pada perempuan.

Infeksi penyakit

Infeksi virus dapat menyebabkan hepatitis B dan C yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker hati. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hati untuk tidak meminum atau memakan makanan bekas orang lain, terutama orang-orang yang tidak terlalu kita kenal. Siapa tahu mereka mengidap hepatitis kronik yang dapat menular melalui air liur..? Wah, ga mau kan kena hepatitis? Selain itu, virus HIV penyebab AIDS juga dapat berujung pada beberapa kanker, seperti kanker Kaposi’s sarcoma dan Non-Hodgkin lymphoma. Jarang denger? Sama. Karena emang kedua kanker itu jarang ditemukan di Asia.

Faktor genetik

Yang satu ini emang udah diturunkan dari sononya. Jadi, untuk kamu-kamu yang keluarganya udah pernah punya riwayat kena kanker, mending jaga kesehatan dan pola hidup baik-baik sebagai pencegahan kena kanker. Okeh?

Lingkungan

Limbah-limbah kimia industri tertentu bisa juga menjadi penyebab kanker. Kejadian ini kebanyakan terjadi di negara-negara maju. Walau begitu, bukan berarti kita benar-benar bebas dari kemungkinan terpapar limbah kimia semacam ini. Apalagi ada pabrik-pabrik yang membuang begitu saja limbah mereka ke sungai atau aliran air lainnya.

Sinar matahari juga dapat menjadi penyebab kanker, terutama kanker kulit. Oleh karenanya, sebaiknya pakailah lotion dengan SPF 15 ke atas sebelum keluar rumah siang-siang bolong.

Mencegah lebih baik daripada mengobati kan? :)