Subscribe
Facebook
FriendFeed
Twitter
Welcome to NewsFlash™
delete
*
*
*
*
*
Memuat berita...

Nikel Pada Perhiasan Penyebab Alergi!!

Selasa, 22 Maret 2011

Alergi NikelPerhiasan merupakan sesuatu yang indah dan berharga serta yang jadi favorit kaum hawa. Tapi apa jadinya bila kulit sangat sensitif dan alergi terhadap perhiasan?Alergi perhiasaan biasanya mengacu pada suatu respons alergi terhadap nikel yang ditemukan di sebagian besar perhiasan. Bahkan emas berkarat tinggi sekalipun dapat memiliki kandungan nikel yang dapat menyebabkan masalah bagi sebagian orang. Umumnya alergi nikel berkaitan dengan anting-anting dan perhiasan untuk tindikan tubuh lainnya. Selain pada perhiasan, nikel juga ditemukan dalam bahan tali jam, gesper ikat pinggang, kancing jeans, bingkai kacamata atau handphone. Alergi nikel dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia. Seseorang dapat mengalami alergi nikel setelah bersentuhan dengan nikel baik secara berulang atau dalam jangka waktu lama.

Akibat alergiGejala alergi nikel antara lain:
1. Ruam dan gatal-gatal pada kulit yang bersentuhan dengan perhiasan. Reaksi ini biasanya hanya terjadi pada kulit yang bersentuhan langsung, tapi tak jarang juga dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya.
2. Rasa kesemutan dan gatal setelah perhiasan dikenakan selama sekitar 20 menit.
3. Benjolan pada kulit, kemerahan atau perubahan warna kulit Kering bercak kulit yang dapat menyerupai luka bakar.
4. Alergi perhiasan dapat terjadi dengan cepat dan menjadi ruam lepuh, merah atau berair dalam beberapa hari setelah kontak langsung.

Nikel
Untuk mengurangi rasa gatal dan akibat alergi dapat dilakukan cara:
1. Jauhilah perhiasan yang mengandung nikel bersentuhan langsung dengan kulit.
2. Bila kasus-kasus infeksi menyebabkan reaksi alergi terjadi, obat-obat alergi mungkin diperlukan untuk meringankan keluhan
3. Menahan godaan untuk menggaruk daerah sekitar kulit yang gatal. Menggaruk dapat merusak kulit dan menyebabkan iritasi, serta memungkinkan bakteri untuk masuk ke kulit yang teriritasi. Setelah ini terjadi, infeksi dengan cepat dapat menyebar ke jaringan sekitarnya.
4. Kunjungi dokter dermatologis (spesialis kulit) bila gejala dan keluhan tak kunjung reda

Sumber: www.kaskus.us

Abis Baca Jangan Lupa Komentarnya Y Sobat!