Sobat bingung mencari software recovery files yang bagus? jangan bingung sob sekarang ada software recovery files yang sangat bagus dan gw rekomendasikan namanya Recover My Files. Software tersebut dapat mengembalikan file sobat yang hilang karena terhapus maupun terformat. Selain itu, software ini juga dapat mengembalikan file seperti semula dengan hasil yang memuaskan. Mau lebih jelas infonya? yuk kita bahas sob!
Apa itu Recover My Files? Recover My Files adalah software recovery yang dapat mengembalikan file maupun data yang telah terhapus baik terhapus secara biasa maupun terhapus secara format


Fitur-fitur Recover My Files:
1. Mengembalikan file yang terhapus atau terformat
2. GUI dan interface yang menarik
3. Hasil pengembalian files sampai 95%
4. Ringan, tidak memakan resources system
5. Support Windows Xp dan Windows 7 32 / 64 bit
Nah software recovernya mantap kan sob? silahkan di download software recover My Files buat mengembalikan data atau file sobat yang hilang. Software yang gratis, free dan full version hanya di www.ad4msan.com
Recover My Files
Baca Selengkapnya...
Perkembangan terakhir terkait Gunung Tambora, kini tentu patut diwaspadai dan terus dipantau. Pasalnya, Tambora menyimpan sejarah kelam yang tak boleh diremehkan. Sejarah itu tercatat pada tanggal 11 dan 12 April 1815. Setelah Tambora mulai bergemuruh dan ‘batuk-batuk’ sejak tanggal 5 April 1815, pada 11 April 1815 ia meletus. Getaran kibat letusannya mengguncang bumi hingga jarak ratusan mil, terasa sampai Eropa dan Amerika Utara. Jutaan ton abu dan debu memenuhi udara, mengubah siang menjadi gelap pekat.
Selama lebih dari 10 hari, Tambora mengeluarkan 24 kubil mil lava dan bebatuan gunung. Dahsyatnya letusan itu memunculkan kawah selebar 3 mil dengan kedalaman hampir 1 mil di puncak Tambora. Lelehan lava panas, batu yang beterbangan, dan gas mematikan yang keluar dari perut Tambora, menewaskan puluhan ribu orang. Dalam sejarahnya aktivitas vulkanik Gunung Tambora sempat mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815, ketika meletus dalam skala 7 pada Volcanic Explosivity Index.
Badan Geologi Amerika Serikat sampai menobatkan letusan Tambora sebagai letusan gunung yang terkuat sepanjang sejarah. Letusan Tambora bahkan 10 kali lipat lebih dahsyat dari letusan Krakatau, dan 10 ribu kali lebih besar dari letusan Gunung Eyjafjallajökull di Islandia tahun lalu yang mengacaukan lalu lintas penerbangan Eropa.
Tahun 1815 itu, seperti meriam raksasa, Tambora menyemburkan abu, debu, dan setidaknya 400 juta ton gas sulfur ke udara, hingga 27 mil tegak lurus ke strastofer, jauh di atas awan. Hal ini mengakibatkan ledakan di lapisan troposfer. Semburan Tambora bahkan menyobek lapisan tipis ozon yang melindungi bumi dari radiasi sinar matahari.
Daya tarik gravitasi yang ringan di angkasa, membuat abu dan debu Tambora melayang dan menyebar mengelilingi dunia. Debu Tambora menetap di lapisan troposfer selama beberapa tahun, sebelum turun kembali ke bumi melalui angin dan hujan.
Letusan Tambora berakibat luar biasa. Terjadi gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Terjadi hujan tanpa henti selama 8 minggu di Eropa, yang memicu epidemi tifus yang menewaskan 65 ribu orang di Inggris dan Eropa. Terjadi kepalaran yang melumpuhkan Inggris dan Prancis. Kelaparan di Prancis bahkan lebih jauh lagi, menyulut kerusuhan di negeri itu.
Akibat letusan Tambora, kegelapan menyelimuti Bumi, menginspirasi novel-novel misteri legendaris seperti 'Darkness' karya Lord Byron, 'The Vampir' karya Dr. John Palidori dan 'Frankenstein' karya Mary Shelley. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Tambora juga ikut mengubah sejarah, saat Napoleon kalah akibat musim dingin berkepanjangan dan kelaparan pada tahun 1815 di Waterloo.
“Tahun 1815 itu, tak ada musim panas, sehingga terjadi kelaparan hebat di Eropa, kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Bencana Geologi, Surono. Tahun itu dikenal di Eropa dengan julukan ‘The Year without Summer.’ Maka, jangan lelah dengan jejak kelam Tambora.
Sumber
Baca Selengkapnya...
Satu lagi software yang mau gw share sama sobat semua yang berfungsi untuk mengdecompile file SWF menjadi flash yaitu Sothing SWF Decompiler. Software ini dapat mengdecompile file SWF menjadi bagian-bagian file flash sehingga setiap bagian dari file SWF tersebut dapat kita ketahui dengan jelas. Sothing SWF Decompile adalah software yang gw rekomendasikan apalabila sobat berkecimpung dalam dunia desain grafis dan animasi karena dapat membantu sobat untuk menemukan atau menganalisis bagian dari suatu file SWF. Mau lebih jelas infonya sob? yuk kita liat!
Apa itu Sothing SWF Decompiler? Sothing SWF Decompiler adalah software yang dapat mengdecompile suatu file SWF menjadi bagian-bagian file flash

Fitur-fitur pada Sothing SWF Decompiler:
1. Convert SWF menjadi FLA
2. Convert SWF menjadi FLEX proyek
3. Extract elemen SWF
4. Convert Flash menjadi file HTML5
5. Mengambil XFL dari SWF Flash CS5
6. Extract SWF dari Flash EXE
7. Support Flash CS3/CS4/CS5
8. Support ActionScript 2.0/3.0
9. Support windows XP / Windows 7 32 dan 64 bit
10.Support Flash components
11. Dan masih banyak fitur keren lainnya sob
udah gak sabar? silahkan aja di download Sothing SWF Decompilernya buat sobat yang mau mengdecompile file SWFnya menjadi flash. Software yang gratis, free dan full version hanya di www.ad4msan.com
Sothing SWF Decompiler
Baca Selengkapnya...
Kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak nomor tiga di dunia. Bahkan di Indonesia saja, setiap satu jam seorang wanita meninggal karena kanker ini. Kanker servik disebut juga "silent killer" karena perkembangan kanker ini sangat sulit dideteksi. Perjalanan dari infeksi virus menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 10-20 tahun. Proses ini seringkali tidak disadari hingga kemudian sampai pada tahap pra-kanker tanpa gejala. Oleh karena itu pengertian kanker serviks mutlak dipahami oleh kaum wanita di Indonesia.
Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV atau virus papiloma manusia). Sekitar 70% kejadian kanker serviks merupakan akibat dari HPV 16 dan HPV 18. Awalnya sel kanker berkembang dari serviks / mulut rahim yang letaknya berada di bawah rahim dan di atas vagina. Oleh sebab itu kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim.
Di mulut rahim ada dua jenis sel, yaitu sel kolumnar dan sel skuamosa. Sel skuamus ini sangat berperan dalam perkembangan kanker serviks. Lihat gambar di bawah untuk mendapat gambaran tentang stadium kanker serviks:
Kanker serviks dapat terjadi jika infeksi HPV tidak sembuh dalam waktu yang lama. Apalagi dengan sistem imun atau kekebalan tubuh yang rendah, infeksi akan mengganas dan menyebabkan sel kanker. Virus ini dapat menyebar melalui sentuhan: misalnya, ada virus HPV di tangan sobat, lalu sobat menyentuh daerah genital, maka daerah serviks sobat dapat terinfeksi. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk, sobat harus selalu membersihkan dengan alkohol). Selain itu, ada sejumlah faktor risiko atau penyebab kanker serviks:
1. Wanita berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena kanker serviks. Semakin tua maka semakin tinggi risiko.
2. Faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Namun hal ini bukan berarti jika keluarga sobat bebas kanker serviks maka sobat tidak akan terkena! sobat harus tetap berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan.
3. Hubungan seksual di usia yang terlalu muda, berganti-ganti partner seks, atau berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan. Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual. Sesobatinya seorang pria berhubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker servik, kemudian pria tersebut berhubungan sex dengan sobat, maka virus HPV dapat menular dan menginfeksi sobat.
4. Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). Pada saat sobat melahirkan secara alami, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks, yang dapat memicu aktifnya sel kanker. Semakin sering janin melewati serviks, semakin sering trauma terjadi, semakin tinggi resiko kanker serviks.
5. Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu normal dan tidak normal. Pada keputihan yang normal, lendir berwarna bening, tidak bau dan tidak gatal. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi, artinya keputihan sobat tidak normal. Segera konsultasi dengan dokter!
6. Membasuh atau membersihkan genital dengan air yang tidak bersih, misalnya air sungai atau air di toilet umum yang tidak terawat. Air yang kotor banyak mengandung kuman dan bakteri.
7. Pemakaian pembalut wanita yang mengandung bahan dioksin (bahan pemutih yang dipakai untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas).
8. Daya tahan tubuh yang lemah, kurangnya konsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat. Kebiasaan merokok juga menambah risiko kanker serviks.
Ciri dan gejala kanker serviks
Pada stadium dini, gejala kanker serviks tidak terlalu kentara. Butuh waktu 10-20 tahun dari infeksi untuk menjadi kanker. Walau demikian, ciri-ciri berikut dapat dijadikan tanda kanker serviks:
1. Terasa sakit saat berhubungan seksual
2. Mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan badan
3. Keluar darah yang berlebihan saat menstruasi
4. Keputihan yang tidak normal (berwarna tidak bening, bau atau gatal)
5. Pada stadium lanjut: kurang nafsu makan, sakit punggung atau tidak bisa berdiri tegak, sakit di otot bagian paha, salah satu paha bengkak, berat badan naik-turun, tidak dapat buang air kecil, bocornya urin / air seni dari vagina, pendarahan spontan setelah masa menopause, tulang yang rapuh dan nyeri panggul.
Infeksi HPV memang tidak mengakibatkan gejala yang kentara. Selain memperhatikan tanda-tanda kanker serviks di atas, ada baiknya sobat melakukan deteksi kanker serviks sejak dini.
Tes mengetahui kanker serviks
Ada sejumlah metode untuk mendeteksi atau mengetahui apakah sobat terkena kanker servik, antara lain:
1. IVA - Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Merupakan deteksi dini yang dapat Anda lakukan di klinik. Caranya dengan mengoleskan larutan asam asetat 3%-5% ke leher rahim, kemudian mengamati apakah ada perubahan warna, misalnya muncul bercak putih. Jika ada, berarti kemungkinan terdapat infeksi pada serviks dan harus dilakukan pemeriksaaan lanjutan.
2. Pap Smear atau dikenal juga dengan sebutan Papanicolaou test, Pap test, cervical smear, smear test. Pemeriksaan pap smear memiliki berbagai kelebihan: biaya murah, waktu cepat dan hasil akurat. Tes ini dapat dilakukan kapan saja kecuali saat masa haid atau menstruasi; setidaknya satu tahun sekali. Pemeriksaan dilakukan di atas meja periksa kandungan oleh dokter/bidan yang sudah terlatih dengan menggunakan spekulum untuk membantu membuka alat kelamin wanita. Setelah vagina terbuka, bagian leher rahim diusap dengan spatula secara melingkar untuk mengambil contoh sel endoserviks. Kemudian hasil usapan tersebut diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui apakah ada sel abnormal, infeksi atau radang. Melakukan pap smear secara teratur dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker serviks.
3. Thin prep merupakan metode berbasis cairan yang lebih akurat dari pap smear, karena pap smear hanya mengambil sebagian sel dari leher rahim, sedangkan thin prep memeriksa seluruh bagian serviks. Sampel yang diambil dari leher rahim dimasukkan ke dalam vial / botol yang berisi cairan, kemudian dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Di lab, sampel tersebut dijadikan slide dan diberi pewarna khusus agar lebih jelas. Membran khusus digunakan untuk membuat preparat dengan irisan tipis, yang akan memperlihatkan infeksi atau jaringan abnormal. Tingkat akurasi metode ini hampir mencapai 100%.
Pencegahan dan pengobatan kanker serviks
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, sebelum sobat terkena kanker serviks, ikuti saran berikut untuk mencegah infeksi virus HPV:
1. Jaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan cara konsumsi makanan bergizi. Jalani pola hidup sehat dengan cara makan sayuran, buah dan sereal. Perbanyak makanan yang mengandung vitamin A, C dan E serta asam folat untuk mengurangi risiko kanker leher rahim.
2. Sebelum menggunakan toilet di tempat umum, selalu bersihkan bibir kloset dengan alkohol. Jangan membersihkan genital dengan air kotor.
3. Hindari hubungan seks di usia dini. Hindari berhubungan badan dengan banyak partner karena HPV menular melalui hubungan seksual. Hindari berhubungan sex selama masa haid/menstruasi.
4. Hindari merokok, karena penggunaan tembakau dapat menyebabkan kanker.
5. Rutin melakukan screening berupa pap smear atau IVA untuk deteksi kanker serviks secara dini.
Vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan usia 10-55 tahun dengan jadwal suntikan sebanyak 3 kali, yaitu pada bulan 0, 1 dan 6. Vaksin HPV akan meningkatkan daya imun anak sehingga lebih resistan terhadap virus.
Jika sobat sudah dideteksi menderita kanker serviks, jangan khawatir. Sekarang ini sudah ada sejumlah metode untuk mengobati kanker serviks. Pada stadium awal, pengobatan kanker serviks dilakukan dengan cara menyingkirkan bagian yang sudah terkena kanker. Misalnya dengan pembedahan listrik, laser atau cyrosurgery (membekukan dan membuang jaringan abnormal).
Untuk pengobatan kanker serviks stadium lanjut, dilakukan terapi kemoterapi dan radioterapi. Pada stadium akhir atau kasus yang parah maka terpaksa dilakukan histerektomi, yaitu bedah pengangkatan rahim (uterus) secara total agar sel-sel kanker yang sudah berkembang dalam kandungan tidak menyebar ke bagian lain dalam tubuh.
SUMBER
Baca Selengkapnya...










