Subscribe
Facebook
FriendFeed
Twitter
Welcome to NewsFlash™
delete
*
*
*
*
*
Memuat berita...
Minggu, 11 September 2011

TamboraPerkembangan terakhir terkait Gunung Tambora, kini tentu patut diwaspadai dan terus dipantau. Pasalnya, Tambora menyimpan sejarah kelam yang tak boleh diremehkan. Sejarah itu tercatat pada tanggal 11 dan 12 April 1815. Setelah Tambora mulai bergemuruh dan ‘batuk-batuk’ sejak tanggal 5 April 1815, pada 11 April 1815 ia meletus. Getaran kibat letusannya mengguncang bumi hingga jarak ratusan mil, terasa sampai Eropa dan Amerika Utara. Jutaan ton abu dan debu memenuhi udara, mengubah siang menjadi gelap pekat.

Tambora 2
Selama lebih dari 10 hari, Tambora mengeluarkan 24 kubil mil lava dan bebatuan gunung. Dahsyatnya letusan itu memunculkan kawah selebar 3 mil dengan kedalaman hampir 1 mil di puncak Tambora. Lelehan lava panas, batu yang beterbangan, dan gas mematikan yang keluar dari perut Tambora, menewaskan puluhan ribu orang.

Dalam sejarahnya aktivitas vulkanik Gunung Tambora sempat mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815, ketika meletus dalam skala 7 pada Volcanic Explosivity Index.

Badan Geologi Amerika Serikat sampai menobatkan letusan Tambora sebagai letusan gunung yang terkuat sepanjang sejarah. Letusan Tambora bahkan 10 kali lipat lebih dahsyat dari letusan Krakatau, dan 10 ribu kali lebih besar dari letusan Gunung Eyjafjallajökull di Islandia tahun lalu yang mengacaukan lalu lintas penerbangan Eropa.

Tahun 1815 itu, seperti meriam raksasa, Tambora menyemburkan abu, debu, dan setidaknya 400 juta ton gas sulfur ke udara, hingga 27 mil tegak lurus ke strastofer, jauh di atas awan. Hal ini mengakibatkan ledakan di lapisan troposfer. Semburan Tambora bahkan menyobek lapisan tipis ozon yang melindungi bumi dari radiasi sinar matahari.

Daya tarik gravitasi yang ringan di angkasa, membuat abu dan debu Tambora melayang dan menyebar mengelilingi dunia. Debu Tambora menetap di lapisan troposfer selama beberapa tahun, sebelum turun kembali ke bumi melalui angin dan hujan.

Letusan Tambora berakibat luar biasa. Terjadi gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Terjadi hujan tanpa henti selama 8 minggu di Eropa, yang memicu epidemi tifus yang menewaskan 65 ribu orang di Inggris dan Eropa. Terjadi kepalaran yang melumpuhkan Inggris dan Prancis. Kelaparan di Prancis bahkan lebih jauh lagi, menyulut kerusuhan di negeri itu.

Akibat letusan Tambora, kegelapan menyelimuti Bumi, menginspirasi novel-novel misteri legendaris seperti 'Darkness' karya Lord Byron, 'The Vampir' karya Dr. John Palidori dan 'Frankenstein' karya Mary Shelley. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Tambora juga ikut mengubah sejarah, saat Napoleon kalah akibat musim dingin berkepanjangan dan kelaparan pada tahun 1815 di Waterloo.

“Tahun 1815 itu, tak ada musim panas, sehingga terjadi kelaparan hebat di Eropa, kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Bencana Geologi, Surono. Tahun itu dikenal di Eropa dengan julukan ‘The Year without Summer.’ Maka, jangan lelah dengan jejak kelam Tambora.

Sumber
Baca Selengkapnya...

ad4m san

Kamis, 08 September 2011

Kanker serviksKanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak nomor tiga di dunia. Bahkan di Indonesia saja, setiap satu jam seorang wanita meninggal karena kanker ini. Kanker servik disebut juga "silent killer" karena perkembangan kanker ini sangat sulit dideteksi. Perjalanan dari infeksi virus menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 10-20 tahun. Proses ini seringkali tidak disadari hingga kemudian sampai pada tahap pra-kanker tanpa gejala. Oleh karena itu pengertian kanker serviks mutlak dipahami oleh kaum wanita di Indonesia.

Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV atau virus papiloma manusia). Sekitar 70% kejadian kanker serviks merupakan akibat dari HPV 16 dan HPV 18. Awalnya sel kanker berkembang dari serviks / mulut rahim yang letaknya berada di bawah rahim dan di atas vagina. Oleh sebab itu kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim. Di mulut rahim ada dua jenis sel, yaitu sel kolumnar dan sel skuamosa. Sel skuamus ini sangat berperan dalam perkembangan kanker serviks. Lihat gambar di bawah untuk mendapat gambaran tentang stadium kanker serviks:

Proses kanker serviks
Kanker serviks dapat terjadi jika infeksi HPV tidak sembuh dalam waktu yang lama. Apalagi dengan sistem imun atau kekebalan tubuh yang rendah, infeksi akan mengganas dan menyebabkan sel kanker. Virus ini dapat menyebar melalui sentuhan: misalnya, ada virus HPV di tangan sobat, lalu sobat menyentuh daerah genital, maka daerah serviks sobat dapat terinfeksi. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk, sobat harus selalu membersihkan dengan alkohol). Selain itu, ada sejumlah faktor risiko atau penyebab kanker serviks:

1. Wanita berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena kanker serviks. Semakin tua maka semakin tinggi risiko.

2. Faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Namun hal ini bukan berarti jika keluarga sobat bebas kanker serviks maka sobat tidak akan terkena! sobat harus tetap berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan.

3. Hubungan seksual di usia yang terlalu muda, berganti-ganti partner seks, atau berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan. Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual. Sesobatinya seorang pria berhubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker servik, kemudian pria tersebut berhubungan sex dengan sobat, maka virus HPV dapat menular dan menginfeksi sobat.

4. Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). Pada saat sobat melahirkan secara alami, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks, yang dapat memicu aktifnya sel kanker. Semakin sering janin melewati serviks, semakin sering trauma terjadi, semakin tinggi resiko kanker serviks.

5. Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu normal dan tidak normal. Pada keputihan yang normal, lendir berwarna bening, tidak bau dan tidak gatal. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi, artinya keputihan sobat tidak normal. Segera konsultasi dengan dokter!

6. Membasuh atau membersihkan genital dengan air yang tidak bersih, misalnya air sungai atau air di toilet umum yang tidak terawat. Air yang kotor banyak mengandung kuman dan bakteri.

7. Pemakaian pembalut wanita yang mengandung bahan dioksin (bahan pemutih yang dipakai untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas).

8. Daya tahan tubuh yang lemah, kurangnya konsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat. Kebiasaan merokok juga menambah risiko kanker serviks.

Ciri dan gejala kanker serviks

Pada stadium dini, gejala kanker serviks tidak terlalu kentara. Butuh waktu 10-20 tahun dari infeksi untuk menjadi kanker. Walau demikian, ciri-ciri berikut dapat dijadikan tanda kanker serviks:

1. Terasa sakit saat berhubungan seksual

2. Mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan badan

3. Keluar darah yang berlebihan saat menstruasi

4. Keputihan yang tidak normal (berwarna tidak bening, bau atau gatal)

5. Pada stadium lanjut: kurang nafsu makan, sakit punggung atau tidak bisa berdiri tegak, sakit di otot bagian paha, salah satu paha bengkak, berat badan naik-turun, tidak dapat buang air kecil, bocornya urin / air seni dari vagina, pendarahan spontan setelah masa menopause, tulang yang rapuh dan nyeri panggul.

Infeksi HPV memang tidak mengakibatkan gejala yang kentara. Selain memperhatikan tanda-tanda kanker serviks di atas, ada baiknya sobat melakukan deteksi kanker serviks sejak dini.

Tes mengetahui kanker serviks

Ada sejumlah metode untuk mendeteksi atau mengetahui apakah sobat terkena kanker servik, antara lain:

1. IVA - Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Merupakan deteksi dini yang dapat Anda lakukan di klinik. Caranya dengan mengoleskan larutan asam asetat 3%-5% ke leher rahim, kemudian mengamati apakah ada perubahan warna, misalnya muncul bercak putih. Jika ada, berarti kemungkinan terdapat infeksi pada serviks dan harus dilakukan pemeriksaaan lanjutan.

IVA
2. Pap Smear atau dikenal juga dengan sebutan Papanicolaou test, Pap test, cervical smear, smear test. Pemeriksaan pap smear memiliki berbagai kelebihan: biaya murah, waktu cepat dan hasil akurat. Tes ini dapat dilakukan kapan saja kecuali saat masa haid atau menstruasi; setidaknya satu tahun sekali. Pemeriksaan dilakukan di atas meja periksa kandungan oleh dokter/bidan yang sudah terlatih dengan menggunakan spekulum untuk membantu membuka alat kelamin wanita. Setelah vagina terbuka, bagian leher rahim diusap dengan spatula secara melingkar untuk mengambil contoh sel endoserviks. Kemudian hasil usapan tersebut diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui apakah ada sel abnormal, infeksi atau radang. Melakukan pap smear secara teratur dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker serviks.

Pap Smear tes
3. Thin prep merupakan metode berbasis cairan yang lebih akurat dari pap smear, karena pap smear hanya mengambil sebagian sel dari leher rahim, sedangkan thin prep memeriksa seluruh bagian serviks. Sampel yang diambil dari leher rahim dimasukkan ke dalam vial / botol yang berisi cairan, kemudian dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Di lab, sampel tersebut dijadikan slide dan diberi pewarna khusus agar lebih jelas. Membran khusus digunakan untuk membuat preparat dengan irisan tipis, yang akan memperlihatkan infeksi atau jaringan abnormal. Tingkat akurasi metode ini hampir mencapai 100%.

Thin Prep
Pencegahan dan pengobatan kanker serviks

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, sebelum sobat terkena kanker serviks, ikuti saran berikut untuk mencegah infeksi virus HPV:

1. Jaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan cara konsumsi makanan bergizi. Jalani pola hidup sehat dengan cara makan sayuran, buah dan sereal. Perbanyak makanan yang mengandung vitamin A, C dan E serta asam folat untuk mengurangi risiko kanker leher rahim.

2. Sebelum menggunakan toilet di tempat umum, selalu bersihkan bibir kloset dengan alkohol. Jangan membersihkan genital dengan air kotor.

3. Hindari hubungan seks di usia dini. Hindari berhubungan badan dengan banyak partner karena HPV menular melalui hubungan seksual. Hindari berhubungan sex selama masa haid/menstruasi.

4. Hindari merokok, karena penggunaan tembakau dapat menyebabkan kanker.

5. Rutin melakukan screening berupa pap smear atau IVA untuk deteksi kanker serviks secara dini.
Vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan usia 10-55 tahun dengan jadwal suntikan sebanyak 3 kali, yaitu pada bulan 0, 1 dan 6. Vaksin HPV akan meningkatkan daya imun anak sehingga lebih resistan terhadap virus.

Jika sobat sudah dideteksi menderita kanker serviks, jangan khawatir. Sekarang ini sudah ada sejumlah metode untuk mengobati kanker serviks. Pada stadium awal, pengobatan kanker serviks dilakukan dengan cara menyingkirkan bagian yang sudah terkena kanker. Misalnya dengan pembedahan listrik, laser atau cyrosurgery (membekukan dan membuang jaringan abnormal).

Untuk pengobatan kanker serviks stadium lanjut, dilakukan terapi kemoterapi dan radioterapi. Pada stadium akhir atau kasus yang parah maka terpaksa dilakukan histerektomi, yaitu bedah pengangkatan rahim (uterus) secara total agar sel-sel kanker yang sudah berkembang dalam kandungan tidak menyebar ke bagian lain dalam tubuh.

SUMBER
Baca Selengkapnya...

ad4m san

Rabu, 07 September 2011

RokokKanker serviks atau leher rahim sudah menjadi momok bagi wanita di zaman modern ini. Berbagai cara dilakukan agar perempuan tak terkena dampak penyakit tersebut. Tapi tahukah sobat, kanker serviks berpotensi muncul pada perempuan perokok pasif? Sobat mungkin merasa aman tak mengisap rokok. Sobat pun tak merasa canggung berada di dekat perokok yang tengah mengepulkan asapnya. Mulai kini, Sobat harus tahu meski tak merokok, sobat pun terancam berisiko kanker serviks, lho. Khususnya pada perempuan. Mau lebih jelas? yuk cari tahu..

Bahaya rokokPerempuan perokok memiliki risiko kanker serviks di atas rata-rata. Penelitian terbaru tidak menunjukkan bahwa perempuan yang menghirup asap rokok yang dihembuskan perokok lain akan berakhir dengan kanker itu. Namun studi menunjukkan bahwa perokok pasif memiliki risiko mengalami kerusakan sel pada serviksnya. Kerusakan itu dilihat dokter dengan tes Pap smear saat mereka diskrining untuk kanker serviks. Temuan itu tidak membuktikan bahwa menjadi perokok pasif bertanggung jawab terhadap abnormalitas serviks.

Kanker serviks 2Namun hasil dari studi yang melibatkan 4.400 perempuan yang menjalani Pap smear menunjukkan bahwa “perempuan yang melaporkan terpapar asap rokok lebih mungkin memiliki tes Pap smear yang abnormal dibandingkan perempuan yang melaporkan tidak terpapar asap rokok,” kata kepala peneliti Dr. Kristy K. Ward, dari University of California San Diego. Tes Pap yang abnormal pada perempuan bukan berarti yang bersangkutan mengidap kanker serviks. Faktanya, perempuan dengan hasil tes Pap abnormal tidak mengembangkan kanker tersebut. Namun mereka membutuhkan tes lebih lanjut, kadang-kadang pembedahan.

Kanker serviksPenyebab utama kanker serviks adalah infeksi persisten oleh strain tertentu human papillomavirus (HPV),* yang menyebabkan kutil kelamin. Dimungkinkan dengan menjadi perokok pasif membuat perempuan lebih rentan membentuk abnormalitas jaringan serviks. Perokok aktif sejak lama dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker serviks. Sejumlah studi pun menunjukkan toksin perokok aktif maupun pasif bisa ditemukan pada kanker serviks.

Pap SmearWard mengatakan karsinogen, materi penyebab kanker pada asap rokok, menyebabkan materi genetik pada sel berubah. “Jadi sel tidak berfungsi dengan normal. Ini bisa menuntun abnormalitas pada sel yang terlihat pada tes Pap smear dan punya potensi berkembang menjadi kanker.”Studi sebelumnya menemukan kaitan antara perokok pasif dan hasil Pap yang abnormal, namun studi lainnya gagal mengonfirmasi koneksinya. Studi terakhir ini berbeda dengan sebagian besar perempuan yang terlibat adalah Hispanik Amerika.

Perempuan Hispanik di AS memiliki laju risiko kanker serviks sebanyak 11,5 per 100.000 dibandingkan 8 per 100.000 di antara perempuan AS pada umumnya.
Baca Selengkapnya...

ad4m san

Rabu, 17 Agustus 2011

Kejadian alamKejadian alam memang banyak yang menarik dan membuat kita takjub sob. Bahkan beberapa di antaranya belum pernah kita lihat sama sekali. Nah kali ini gw mau share tentang 7 kejadian alam yang luar biasa. kejadian tersebut belum pernah terekam sebelumnya dan merupakan kejadian yang aneh dan unik. Disamping itu banyak para ahli yang masih memperkirakan jenis-jenis kejadian tersebut. mau tau lebih jelas? yuk kita bahas satu per satu!

1. Petir Catacumbo

Misteri "Relampago bagian Catatumbo" (Petir Catacumbo) merupakan fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), fenomena tersebut adalah petir awan-awan yang membentuk kilatan lebih dari lima kilometer selama 140 hingga 160 malam dalam setahun, 10 jam setiap malam, dan sebagai sebanyak 280 kali per jam. Hal ini membuat badai hampir terjadi setiap saat dan dianggap sebagai penghasil petir terbesar di planet ini, Dilihat dari intensitas debit awan-awan dan ke-frekuensi yang besar.

Catacumbo
Daerah ini menghasilkan 1.176.000 kilatan listrik per tahun, dengan intensitas hingga 400.000 ampere, dan terlihat sampai 400 km jauhnya. Beberapa pemerhati lokal mengharapkan untuk menempatkan daerah tersebut di bawah perlindungan UNESCO, karena merupakan fenomena yang luar biasa, sumber terbesar dari jenisnya untuk regenerasi lapisan ozon.

2. Hujan Ikan Honduras

Honduras fish
Hujan Ikan adalah umum kejadian umum di Honduras. Terjadi di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi dari peristiwa ini menyatakan Bahwa dimulai dengan awan gelap di langit yang dibarengi dengan petir, guntur, angin kencang dan hujan lebat selama 2 sampai 3 jam. Setelah hujan berhenti, ratusan ikan hidup ditemukan di tanah. Orang-orang membawa pulang ikan untuk di memasak. Sejak tahun 1998 sebuah festival yang dikenal sebagai "Festival de la Lluvia de Peces" (festival hujan ikan) dirayakan setiap tahun di kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.

3. Fenomena Kambing Memanjat Moroco

moroco climb goat
Kambing ini umumnya ditemukan sebagian hanya di Maroko. Kambing tersebut mendaki dan memanjat pohon disebabkan karena suka makan buah dari pohon argan, yang mirip dengan buah zaitun. Petani Sebenarnya mengikuti kawanan kambing mereka bergerak dari pohon ke pohon. Tidak begitu aneh melihat dua kambing di pohon dan para petani dapat menatap, tapi Karena biji dari buah tersebut tidak bsia di cerna kambing tersebut, sehingga kambing tersebut membuang biji tersebut dan akhirnya biji tersebut dikumpulkan oleh para petani. Biji tersebut dapat dibuat menjadi minyak argan yang digunakan dalam memasak dan kosmetik. Minyak ini telah dikumpulkan oleh orang-orang dari daerah ini selama seratus tahun, tetapi pohon argan lambat laun menghilang disebabkan penggembalaan ternak yang berlebihan.

4. Hujan Merah kerala

Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah secara sporadis jatuh di negara bagian India selatan Kerala. Hujan deras terjadi di mana hujan tersebut berwarna merah, warna hujan dengan tampilan yang mirip dengan warna darah. Warna kuning, hijau, dan hitam Juga dilaporkan terjadi.

Hujan merah kerala
Hujan tersebut diduga Itu hujan diwarnai oleh dampak dari ledakan meteor hipotetis, tetapi sebuah penelitian yang ditugaskan oleh Pemerintah India menemukan bahwa hujan diwarnai oleh spora dari ganggang terestrial lokal. Kemudian pada awal 2006, Hujan berwarna Kerala tiba-tiba menarik perhatian seluruh dunia setelah laporan media dari dugaan bahwa partikel berwarna itu sel-sel luar bumi, yang diusulkan oleh Godfrey Louis dan Santhosh Kumar dari Mahatma Gandhi University di Kottayam. Asal terestrial dari bahan padat dalam hujan merah didukung oleh penyelidikan rasio isotop nitrogen dan karbon.

5. Gelombang Air Brazil

Brazil longest wave
Dua kali setahun, antara bulan Februari dan Maret, air Samudera Atlantik menggulung sungai Amazon di Brazil, menghasilkan gelombang terpanjang di Bumi. Fenomena, yang dikenal sebagai Pororoca, disebabkan oleh pasang surut dari Samudra Atlantik yang memenuhi mulut Sungai. Gelombang pasang menghasilkan tinggi sampai dengan 12 kaki yang dapat bertahan selama lebih dari setengah jam.

6. Blacksun Denmark

Blacksun denmark
Musim semi di Denmark, bahwa Sekitar satu setengah jam sebelum matahari terbenam, lebih dari satu juta kawanan jalak Eropa (Sturnus vulgaris) berkumpul dari segala penjuru dua bergabung dalam formasi yang luar biasa Ditunjukkan di atas. Fenomena ini disebut Black Sun (di Denmark), dan Bisa disaksikan di awal musim semi Sepanjang rawa negara barat Denmark dari bulan Maret sampai pertengahan April. Burung-burung jalak bermigrasi dari selatan dan menghabiskan hari di padang rumput mengumpulkan makanan, tidur di alang-alang sepanjang malam.

7. Pelangi Api Idaho

pelangi api
Fenomena atmosfer yang dikenal sebagai busur circumhorizon, atau "pelangi api", muncul saat matahari tinggi di langit (yaitu, lebih tinggi dari 58° di atas cakrawala), dan cahayanya melewati awan cirrus tampilan yang dihasilkan adalah spektrum warna cemerlang. Contoh di atas ditangkap pada kamera selama sekitar satu jam di beberapa area ratus mil persegi di atas langit Idaho bagian utara (dekat perbatasan Washington) pada 3 Juni 2006.
Baca Selengkapnya...

ad4m san